Kamis, 24 Januari 2008

Kopi Asin

Laki-laki itu datang ke sebuah pesta. Meskipunpenampilannya tidak jauh berbeda dengan penampilanlaki-laki lain yang datang, namun kelihatannya tidakseorangpun yang tertarik padanya. Ia lalumemperhatikan seorang gadis yang dari tadi dikelilingibanyak orang. Di akhir pesta itu, ia memberanikan dirimengundang gadis itu untuk menemaninya minum kopi.Karena kelihatannya laki-laki itu menunjukkan sikapyang sopan, gadis itupun memenuhi undangannya. Merekaberdua kini duduk di sebuah warung kopi. Begitugugupnya laki-laki itu hingga ia tidak tahu bagaimaanharus memulai sebuah percakapan.Tiba-tiba ia berkata kepada pelayan, "Dapatkah engkaumemberiku sedikit garam untuk kopiku?" Setiap orangyang ada di sekitar mereka memandang lelaki itukeheranan. Wajahnya memerah seketika, tetapi ia tetapmemasukkan garam itu ke dalam kopinya lalu kemudianmeminumnya. Penuh rasa ingin tahu, gadis yang duduk didepannya bertanya, "Bagaimana kau bisa mempunyai hobiyang aneh ini?" Laki-laki itupun menjawab, "Ketika akumasih kecil, aku hidup di dekat laut, aku sukabermain-main di laut. Jadi aku tahu rasanya air laut,asin seperti rasa kopi asin ini. Sekarang, setiap kaliaku meminum kopi asin ini, aku terkenang akan masakecilku, tentang kampung halamanku, aku sangatmerindukan kampung halamanku, aku merindukan orangtuaku yang tetap hidup di sana." Ia mengatakan itusambil berurai air mata, kelihatannya ia sangattersentuh.Gadis itu berpikir, "Apa yang diceritakan olehlaki-laki tersebut adalah ungkapan isi hatinya yangterdalam. Orang yang mau menceritakan tentangkerinduannya akan rumahnya adalah orang yang setia,peduli dengan rumah dan bertanggung jawab terhadapseisi rumahnya". Maka gadis itupun mulai berceritatentang kampung halamannya yang jauh, masa kecilnyadan keluarganya.Merekapun berpacaran. Gadis iu menemukan semua yangdia inginkan di dalam diri laki-laki tersebut.Laki-laki itu begitu toleransi, baik hati, hangat danpenuh perhatian. Ia adalah laki-laki yang sangat baik,sehingga ia selalu merindukannya. Singkat cerita,merekapun menikah dan hidup bahagia. Setiap kali, iaselalu membuatkan kopi asin bagi suaminya karena iatahu suaminya sangat menyukai kopi asin.Sesudah empat puluh tahun menikah, meninggallahsuaminya. Ia meninggalkan surat kepada istrinya,"Sayangku, maafkan aku, maafkan kebohonganku selamaaku hidup. Inilah satu-satunya kebohonganku padamu,yaitu tentang "kopi asin". Ingatkah engkau pertamakali kita bertemu dan berpacaran? Saat itu aku begitugugup untuk memulai percakapan kita. Karenakegugupanku, aku akhirnya meminta garam padahal yangaku maksudkan adalah gula. Selama hidupku banyak kaliaku mencoba untuk mengatakan kepadamu hal yangsebenarnya, sebagaimana aku telah berjanji bahwa akutidak akan pernah berbohong kepadamu untuk apapunjuga. Tetapi aku tidak sanggup mengatakannya. Kini akusudah mati, aku tidak takut lagi, maka aku memutuskanuntuk mengatakan kebenaran ini kepadamu bahwa akutidak suka kopi asin. Rasanya aneh dan tidak enak.Selama hidupku aku baru meminum kopi asin sejak akumengenalmu. Meski begitu, aku tidak pernah menyesaluntuk apapun yang aku lakukan untukmu. Memiliki engkaumerupakan kebahagiaan terbesar yang pernah aku milikiselama hidupku. Jika aku dapat hidup untuk keduakalinya, aku tetap ingin mengenalmu dan memilikimuselamanya, meskipun aku harus meminum kopi asin lagi".Air mata wanita itu membasahi surat yang dibacanya.Suatu hari seseorang bertanya kepadanya, "Bagaimanarasanya kopi asin itu?" "Sangat enak", jawabnya.Kita selalu berpikir bahwa kita sudah mengenalpasangan kita lebih dari orang lain mengenal mereka.Tetapi mungkin saja ada hal-hal tertentu yang tidakkita ketahui di mana pasangan kita telah rela meminum"kopi asin" (salty coffee) dengan membuang ego,kesombongan, kesenangan dan hobinya untuk menjagakeharmonisan hubungan kita dengannya.Ya, begitulah caranya mengasihi dan mencintai. Bukanmenuntut, tetapi berkorban. "Janganlah tiap-tiap oranghanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapikepentingan orang lain juga". Membuang kebencian danmengasihi lebih lagi, menyebabkan rasa garam lebihenak daripada rasa gula.

** hasil kopas dari email temen

1 komentar:

Atik mengatakan...

Seneng bgt ma postinganmu akhir2 ini,Rud.

sometimes it's really have deep meaning,..Hiks,bikin haru..so sweet...